kurma untuk penderita diabetes

Amankah Mengonsumsi Buah Kurma untuk Pengidap Diabetes?

26 Februari 2025 | Allianz Indonesia
Manfaat buah kurma untuk kesehatan sangat beragam, sehingga buah ini menjadi salah satu rekomendasi camilan sehat. Namun, bisakah pengidap diabetes mengonsumsi buah kurma?

Manfaat buah kurma yang sangat beragam untuk kesehatan tubuh menjadikan buah satu ini camilan serta makanan sehat yang aman untuk dikonsumsi. Mulai dari membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit, menjaga tekanan dan fungsi jantung, menurunkan risiko gangguan mata karena mengandung vitamin A, menjaga kesehatan otak, hingga membantu mencegah pertumbuhan sel kanker. Namun, bagaimana dengan pengidap diabetes, amankan mengonsumsi kurma?

Mengingat kurma punya rasa yang cukup manis, tak jarang pengidap diabetes khawatir buah ini dapat memicu lonjakan kadar gula darah dalam tubuh. Lantas, bagaimana dengan hal tersebut? Artikel ini akan membahas manfaat buah kurma dan kaitannya dengan masalah diabetes. Yuk, simak!

Faktanya, buah kurma tidak hanya dikonsumsi kelompok orang yang sehat. Sebab, manfaat buah kurma juga bisa dirasakan bagi pengidap diabetes, di antaranya:

Indeks glikemik merupakan ukuran kecepatan makanan berkarbohidrat dalam meningkatkan kadar gula darah. Buah kurma memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibandingkan dengan makanan manis lainnya, seperti roti putih atau nasi putih.

Ini berarti, buah kurma tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang tiba-tiba, sehingga lebih aman bagi penderita diabetes. Namun, pastikan dikonsumsi dalam jumlah terbatas dan sesuai anjuran dokter. 

Serat yang terkandung dalam buah kurma membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga turut menjaga kestabilan kadar gula darah. Selain itu, serat juga mendukung kesehatan pencernaan dengan mencegah sembelit, masalah yang sering dihadapi oleh pengidap diabetes.
Manfaat buah kurma lainnya adalah sebagai sumber antioksidan, seperti flavonoid, karotenoid, dan fenolik. Antioksidan ini berperan dalam mengurangi peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh, yang sering dikaitkan dengan komplikasi diabetes. Dengan konsumsi rutin dalam jumlah yang sesuai, kurma dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Mineral seperti magnesium dan kalium sangat penting untuk mengatur fungsi tubuh, terutama dalam menjaga keseimbangan tekanan darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Pengidap diabetes sering kali mengalami kekurangan magnesium, yang dapat memengaruhi pengelolaan gula darah mereka. Dengan mengonsumsi kurma, kebutuhan magnesium dapat terpenuhi secara alami.

Bagi pengidap diabetes yang ingin mengurangi asupan gula tambahan, kurma bisa menjadi alternatif alami. Buah kurma dapat digunakan sebagai pemanis alami dalam berbagai resep makanan atau minuman, seperti smoothie, kue sehat, maupun saus alami untuk menggantikan gula rafinasi.
Meskipun ada banyak manfaat buah kurma, pengidap diabetes tetap harus berhati-hati dalam mengonsumsi buah satu ini. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan agar kurma tetap bisa dinikmati dengan aman:
Buah kurma memang sehat, tetapi jangan lupa kalau buah ini tetap mengandung gula alami yang cukup tinggi. Sebaiknya, pengidap diabetes tidak mengonsumsi lebih dari 2-3 butir kurma per hari agar kadar gula darah tetap terkendali.
Mengonsumsi kurma sebagai camilan di antara waktu makan utama dapat membantu menghindari lonjakan gula darah yang drastis. Namun, jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan lain, pastikan makanan tersebut mengandung protein atau lemak sehat untuk menyeimbangkan kadar gula darah.
Mengonsumsi buah kurma bersama makanan yang kaya protein atau lemak sehat, seperti kacang almond, yoghurt tanpa gula, maupun keju rendah lemak, mampu membantu memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.
Setiap pengidap diabetes memiliki toleransi yang berbeda terhadap makanan manis. Oleh karena itu, penting untuk memantau kadar gula darah setelah mengonsumsi kurma guna mengetahui bagaimana tubuh meresponsnya.
Sebelum menambahkan kurma ke dalam menu harian, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. Mereka dapat membantu menentukan jumlah yang aman sesuai dengan kondisi kesehatan dan pola makanmu.

Pengidap diabetes tetap bisa memperoleh manfaat buah kurma, asalkan dikonsumsi dengan bijak. Memerhatikan porsi harian dan memantau gula darah secara berkala bisa membantu pengidap diabetes untuk menikmati manisnya kurma tanpa khawatir akan gula darah yang melonjak.

Namun, jika masih ragu akan keamanan konsumsi buah kurma bagi pengidap diabetes, konsultasi dengan dokter adalah langkah terbaik untuk menentukan apakah kurma sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Menjaga kesehatan bukan hanya soal memilih makanan yang tepat, tetapi juga memastikan bahwa kamu memiliki perlindungan finansial terhadap berbagai risiko kesehatan. Salah satu langkah tepat yang bisa kamu ambil untuk proteksi diri adalah melalui asuransi kesehatan.

Kamu bisa mempertimbangkan  Allianz Flexi Medical Plan, yang memiliki Layanan Tanya Dokter Online terkait kesehatan gizi.

Layanan tersebut merupakan layanan konsultasi online dengan Ahli Gizi yang bisa dilakukan hingga 12 kali telekonsultasi selama 30 menit dalam setahun, di mana saja selama 24 jam 7 hari seminggu, dengan biaya yang ditanggung Allianz.

Jangan tunggu sampai terlambat! Sebab, kesehatan adalah investasi terbaik yang bisa kamu lakukan untuk masa depan.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan

Feb 04, 2025

Feb 06, 2025