imsak masih boleh minum

Apakah Imsak Masih Boleh Minum? Begini Penjelasannya!

25 Februari 2025 | Allianz Indonesia
Imsak menjadi penanda untuk segera mengakhiri sahur. Lalu, apakah imsak masih boleh minum? Berikut ini penjelasan lengkap yang perlu dipahami.

Menjelang bulan Ramadan, banyak dari kita yang bertanya-tanya tentang aturan seputar puasa, tak terkecuali mengenai waktu imsak. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah saat memasuki waktu imsak masih boleh minum? Memahami hal ini penting agar ibadah puasa yang kita jalankan sesuai dengan tuntunan agama dan tidak menimbulkan keraguan.

Imsak sering kali dianggap sebagai tanda untuk mulai menghentikan aktivitas makan dan minum saat sahur. Namun, apakah benar saat waktu imsak tiba, kita harus segera berhenti makan dan minum? Mari kita bahas lebih lanjut untuk mendapatkan pemahaman yang jelas.

Sebelum membahas tentang apakah imsak masih boleh minum, ketahui dulu apa itu imsak. Secara bahasa, imsak berasal dari kata Arab yang berarti "menahan". Dalam konteks puasa, imsak merujuk pada waktu beberapa menit sebelum azan Subuh sebagai pengingat bagi umat Muslim untuk bersiap-siap memulai puasa.

Di Indonesia, waktu imsak biasanya ditetapkan sekitar 10 menit sebelum waktu Subuh. Tujuan adanya waktu imsak bukan untuk membatasi makan dan minum secara langsung, tetapi sebagai tanda agar tidak melewatkan batas waktu yang ditentukan untuk sahur. 

Berdasarkan ketetapan dari lembaga berwenang yang berlaku, waktu puasa dimulai sejak terbitnya fajar atau saat azan Subuh berkumandang. Oleh karena itu, sebelum azan Subuh, termasuk saat imsak, seseorang masih diperbolehkan untuk makan dan minum.

Namun, disarankan untuk berhati-hati dan tidak terlalu mendekati waktu Subuh agar tidak terjebak dalam keraguan. Jangan lupa, imsak berfungsi sebagai pengingat supaya kamu bisa mempersiapkan diri untuk memulai puasa dan tidak terlambat untuk berhenti makan dan minum.

Banyak orang yang masih bertanya-tanya, bagaimana jika masih makan dan minum setelah imsak? Jawabannya adalah tetap boleh selama azan Subuh belum berkumandang. Artinya, makan dan minum saat imsak tidak membatalkan puasa selama dilakukan sebelum waktu fajar tiba.

Namun, jika seseorang masih makan atau minum saat azan Subuh, puasanya bukan tidak mungkin akan batal. Ini terkecuali jika dilakukan karena tidak sengaja atau karena tidak mengetahui waktu Subuh telah masuk.

Berdasarkan kitab Al-Iqna' karya Ali bin Muhammad Al-Mawardi, waktu berpuasa adalah dari terbitnya fajar hingga tenggelamnya matahari. Namun, dianjurkan untuk menahan diri sedikit lebih awal sebelum terbitnya fajar sebagai bentuk kehati-hatian.

Selain itu, Allah SWT juga berfirman dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 187, yang artinya “Dan makan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa hingga malam."

Ayat ini menegaskan bahwa batas waktu sahur adalah hingga terbitnya fajar. Oleh karena itu, seseorang masih diperbolehkan untuk makan dan minum hingga sebelum azan Subuh berkumandang.

Salah satu manfaat imsak adalah membantu kamu mengatur pola makan saat sahur. Tanpa adanya batasan waktu, kamu mungkin cenderung makan berlebihan menjelang azan Subuh, yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan di perut.

Dengan begitu, kamu bisa menjaga berat badan dan menghindari risiko diabetes akibat asupan kalori yang berlebihan. 

Dengan memahami waktu imsak, kamu akan berhenti makan sebelum azan Subuh berkumandang untuk memberi waktu bagi sistem pencernaan agar dapat bekerja lebih optimal.

Hal tersebut agar lambung tidak memiliki beban kerja yang berat, sehingga risiko asam lambung atau gangguan pencernaan lainnya pun lebih rendah.

Apabila kamu terus makan hingga azan Subuh, maka tubuh tidak memiliki cukup waktu untuk memproses makanan dengan baik, sehingga dapat mengganggu proses metabolisme.

Untuk itu, imsak membantu tubuh memiliki waktu yang cukup untuk dapat mencerna makanan sebelum puasa dimulai. 

Selama menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak akan mendapatkan cairan selama beberapa jam, tergantung pada lokasi geografis.

Dengan adanya imsak, kamu bisa membagikan waktu minum dengan baik sejak berbuka hingga saat sahur, sehingga tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan mengurangi risiko dehidrasi. 

Dengan terbiasa bangun untuk sahur dan berhenti makan sebelum menjelang azan Subuh, maka imsak berkontribusi dalam menjaga ritme sirkadian atau juga disebut dengan jam biologis tubuh. Hal tersebut karena tubuh mendapatkan pola makan dan istirahat yang lebih teratur. 

Jadi, apakah imsak masih boleh minum? Jawabannya adalah ya, selama azan Subuh belum berkumandang. Secara hukum, sebelum azan Subuh, termasuk saat imsak, kamu masih boleh makan dan minum.

Namun, sebagai bentuk kehati-hatian, disarankan untuk menghentikan aktivitas tersebut beberapa menit sebelum waktu Subuh tiba.

Author: Allianz Indonesia
Allianz memulai bisnisnya di Indonesia dengan membuka kantor perwakilan di tahun 1981. Kini Allianz Indonesia hadir untuk bisnis asuransi umum, asuransi jiwa, kesehatan, dana pensiun dan asuransi syariah yang didukung oleh lebih dari 1.400 karyawan dan lebih dari 20.000 tenaga penjualan dan ditunjang oleh jaringan mitra perbankan dan mitra distribusi lainnya untuk melayani lebih dari 7 juta tertanggung di Indonesia.
Pilihan Artikel yang direkomendasikan

Feb 04, 2025

Feb 06, 2025